Juventus Umumkan Kerugian Besar

By Yulio, 28 February 2021

Artikel ini ditulis oleh TGP dan disadur oleh Yulio

Laporan Keuangan Direksi terakhir membuat agak bergidik ketika harus membacanya.

Secara detil, kerugian yang meningkat di semester pertama tahun ini dikarenakan adanya penuruan pendapatan senilai € 64 juta, berhubungan erat dengan penurunan pendapatan dari hak registrasi pemain (€ 55 juta) dan dampak dari pandemi, pada penjualan tiket dan penjualan produk, lisensi dan sejenisnya (sejumlah € 39 juta),”

Dampak negatif ini sedikit mampu diimbangi oleh pendapatan yang lebih besar dari hak siar baik radio maupun televisi (€ 27 juta, karena meningkatnya jumlah pertandingan yang dimainkan di semester kedua). Dalam hal pendapatan, terdapat tren positif – meski di tengah segala kesulitan – pada pendapatan dari sponsor dan iklan (sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya), juga peningkatan pada pendapatan dari toko daring (meningkat sampai 60%), namun juga diikuti penurunan yang tak mampu terelakkan dalam pendapatan dari toko luring.

Biaya operasional, amortisasi/depresiasi dan provisi bersih secara umum tetap, menunjukkan perubahan pada beberapa hal tertentu (biaya personil terdaftar dan yang tidak terdaftar – yang telah dibayar tepat waktu – juga biaya untuk hak registrasi pemain dan biaya terkait protokol kesehatan meningkat; jasa-jasa eksternal dan biaya minor lainnya berkurang).

Pada semester pertama dari musim 2020/2021, pandemi Covid-19 mengakibatkan dampak negatif pada pendapatan (utamanya dari penjualan tiket dan produk), yang berkisar € 50 juta; sebaliknya, perubahan pada biaya yang dikeluarkan tidak signifikan, karena beberapa biaya yang berkurang akibat berkurangnya jumlah pertandingan, diimbangi dengan adanya biaya yang berhubungan dengan pandemi (utamanya pengamanan kesehatan dan peralatannya).”

“Walaupun secara ekonomis cukup sulit, para direktur yakin bahwa tidak ada ketidakpastian yang signifikan. Untuk dapat mencapai kesimpulan ini, telah dipertimbangkan pula kapitalisasi Grup (pada 31 Desember 2020 ekuitas pemegang saham Grup mencapai € 125 juta) dan kemampuan untuk memenuhi komitmen finansial melalui likuiditas yang didapat dari peminjaman termin-medium dan/atau melalui fasilitas kredit bank yang tersedia. Sebagai tambahan, tanpa merugikan semua pihak dalam hal berlanjutnya aktivitas bisnis – walaupun dipengaruhi oleh likuiditas yang menurun dalam sistem sebagai dampak dari krisis – Juventus bisa saja menyelesaikan hak registrasi pemain.

Tidak ada satupun yang mengagetkan dari ini semua. Semua klub di dunia sedang menderita karena berkurangnya pendapatan pertandingan yang cukup besar dan juga dampaknya pada sponsor, semua berakar dari pandemi Covid-19.

Yang menarik dan bisa dibahas dari semua hal di atas adalah bagian terakhir yang ditulis dengan tebal. Karena berbagai kondisi, penjualan pemain agaknya lebih mungkin dibanding pembelian pemain. Saya rasa penjualan utama nantinya adalah Dybala, yang sebenarnya sudah cukup lelah untuk saya bahas, tapi rasanya akan cukup sedih nanti. Daripada membahas soal betapa kita telah menyia-nyiakan pemain yang sebelumnya dicap dan bahkan telah terbukti mampu menyanding titel bandiera, saya akan berfikir praktikal saja dan berharap kita bisa mendapat uang yang sepadan dan membawa penambahan besar pada area-area yang termasuk kelemahan kita – baik posisi bek sayap dan mungkin yang lebih penting pada posisi gelandang.

(follow Daniel Pennuto di sini)

(follow Rifanda Yulio di sini)